Salut! 5 Mahasiswa Ini Sukses Jualan Makanan Beromzet Ratusan Juta

Jakarta – Target kelulusan ternyata bisa memicu mahasiswa ini memulai usaha. Ada beberapa mahasiswa yang sukses jualan makanan beromzet ratusan juta.
Tugas-tugas kuliah yang menumpuk tak menjadi beban bagi para mahasiswa ini. Buktinya, mereka tetap menjalankan rutinitas perkuliahan sambil menjalankan bisnis kuliner. Bukan sembarang bisnis karena omzetnya terbilang sudah tinggi.

Ada yang mencoba peruntungan lewat jualan minuman kekinian, ada yang berjualan getuk hingga tahu goreng krispy yang disukai banyak orang. Dan yang membuat salut lagi, para mahasiswa ini tetap berkuliah hingga selesai. Bisnis jalan, kuliah lancar.

  1. Bisnis keripik telur
    Banyak pengusaha yang memulai bisnis sejak usia muda, salah satunya Muhammad Daimil Asfa. Mahasiswa jurusan Manajemen di Universitas Islam Balitar, Blitar ini mulai berbisnis keripik telur sejak 2018 lalu.

Pria yang akrab disapa Imil ini terinspirasi membuat keripik telur setelah melihat banyak peternak telur mengalami kerugian karena harga telur yang anjlok. Imil akhirnya mencoba mencari resep keripik telur yang kemudian mengolahnya dalam jumlah banyak sekaligus.

Keripik telur ini terbuat dari telur yang dicampur aneka bumbu kemudian dioven hingga kering dan renyah. Keripik juga dilengkapi dengan bumbu bubuk aneka rasa. Hasil berjualan keripik telur, Imil mengaku bisa membiayai kuliahnya

  1. Bisnis tahu krispy

Di Semarang ada mahasiswa bernama Anggi yang setiap hari sibuk mengolah tahu goreng krispi dengan nama Tahu Kekinian. Jajanan murah meriah ini mengantarkan Anggi menjadi pengusaha muda yang sukses.

Tak main-main, meskipun tampak sederhana tapi bisnis tahu kekinian ini punya omzet ratusan juta per bulan. Awal berjualan, Anggi sempat merasa kerepotan sekaligus agak malu namun ia tak gentar. Kini Anggi sudah punya 20 cabang di Semarang dan ia sudah dibantu oleh manajemennya.

Dalam sehari satu cabang tahu krispi ini bisa menjual hingga 600 potong tahu. Omzet bulananya sampai Rp 200 juta per bulan. Anggi juga mengajak para anak muda untuk berani memulai bisnis

  1. Bisnis minuman kekinian

Mahasiswi jurusan Kedokteran Gigi ini tak mau hanya sibuk dengan dunia kuliah, ia juga ingin memulai bisnis kuliner. Bisnis yang ia pilih adalah minuman kekinian yang diberi merek Kalikong.

Adella mengungkapkan alasannya memulai bisnis karena ingin sibuk seperti mahasiswa lain. Ia kemudian mencoba belajar membuat aneka minuman kekinian lewat sebuah kursus. Setelah mahir, Adella lantas membuka bisnis minumannya.

Kini minuman yang jadi andalan di Kalikong antara lain ada thai tea, milk tea, kreasi brown sugar, dan aneka minuman manis kekinian lainnya. Kini pelanggan Adella bervarian mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Adella berharap ketika ia lulus kuliah, ia bisa lanjut mengembangkan bisnis ini.

Gerobak Murah Surabaya selalu Support usahawan baru dan Bisa Produksi Gerobak Atau Stand Kuliner baik Kecil atau Kuliner Pujasera dan Skala Mall

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *